10 AJARAN HIDUP ORANG JAWA
Email : lokasee8@gmail.com
Ajaran Jawa seperti ini sebenarnya hanya untuk pengetahuan kita saja tapi kalau kita bisa menjalani, maka kita akan mengerti hidup yang sebenarnya itu seperti apa. Asal usulnya ajaran seperti ini juga saya tidak tahu, tapi dari sekian banyaknya penduduk Jawa jarang ada yang menerapkannya, padahal jika mau menerapkan ini enak loh
1. Urip Iku Urup
Hidup itu Nyala
Maknanya adalah sebagai manusia kita itu harus bisa menjadi penerang bagi yang lainnya, berarti harus bermanfaat bagi yang lainnya.
2. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara
Mengusahakan Kebahagiaan Dunia, Memberantas Angkara Murka
Maknanya adalah sebagai manusia hidup di dunia itu berusahalah untuk membahagiakan atau mensejahterakan manusia lainnya & menyingkirkan segala sesuatu yang bersifat keserakahan atau yang merugikan orang lain.
3. Sura Dira Jaya Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
Keras Berani Menang Kemenangan, Kalah Dengan Pemujaan
Maknanya segala sesuatu keangkuhan kesombongan atau sifat-sifat buruk lainnya yang ada dalam diri manusia hanya bisa dikalahkan dengan pendekatan diri kepada Sang Ilahi.
4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpo Bondho
Menyerang Tanpa Pengikut, Menang Tanpa Merendahkan, Sakti Tanpa Jimat, Kaya Tanpa Harta
Maknanya perjuangan hidup itu dijalani sendiri jika berhasil tidak meremehkan atau menyepelehkan yang lainnya, kesaktian itu didapat dari pendekatan diri kepada Alloh dengan jalan ma'rifatulloh membutuhkan proses dzikir panjang tidak bisa dilihat dari pakaiannya bukan berarti kalau pakaiannya kotor maka hatinya kotor dan jauh dari Alloh juga bukan berarti pakaiannya putih bersih bersyurban selalu hatinya bersih juga bukan berarti bisa ceramah kesana kemari berarti dia baik juga bukan berarti hafal semua kitab maka dia sempurna dihadapan Alloh semua ini tidak pernah lepas dari 4 dzikir dan selalu berkaitan hanya orang-orang tertentu yang bisa melihat tapi bisa dirasakan oleh orang banyak, yang namanya kaya itu bebas membagikan hartanya kepada siapa saja dan tidak pernah habis tapi tidak dengan jalan ghaib, nyata dan kenyataan dalam hidup.
5. Datan Serik Lamun Ketamon, Datan Susah Lamun Kelangan
Tidak Sirik Kalau Ketahuan, Tidak Susah Kalau Kehilangan
Maknanya jika memang kita itu rendah atau hina maka jangan sakit hati kalau melihat orang lain bahagia, jangan bersedih juga saat kehilangan tapi bersyukurlah dengan apa yang terjadi karena kita tidak tahu apa rencana Alloh.
6. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
Jangan keheranan, Jangan menyesali, Jangan terkejutan, Jangan suka disanjung
Maknanya jadi manusia itu biasa saja karena semuanya itu ada yang mengatur kita.
7. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman
Jangan Tahkluk Dengan Jabatan, Kekayaan dan Kemakmuran
Maknanya Janganlah sok segalanya, baru diberi jabatan dan harta saja gayanya minta ampun, jangan terpengaruh mewahnya dunia.
8. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka
Jangan merasa paling pandai nanti tersesat, Jangan berbohong nanti celaka
Maknanya adalah hukum karma siapa yang berbuat buruk dengan orang lain nanti akan menerima akibatnya.
9. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo
Jangan tergiur sesuatu yang mewah, Jangan mendua nanti malas
Maknanya adalah dalam kehidupan itu jangan pernah terpengaruh apapun dan apa yang menjadi tujuan kita jalankan terus jangan ragu atau bimbang biar tidak gagal.
10. Aja Adigang, Adigung, Adiguna
Jangan merasa paling kuat, Merasa paling besar, Merasa paling pandai
Maknanya adalah sebagai manusia walaupun kita bisa apapun jangan pernah membanggakan diri sendiri jadi biasa saja.
Inilah yang bisa saya sampaikan kepada anda semua bisa benar bisa juga salah tergantung dari pemahaman anda ingat kita itu siapa. Apa yang saya masukkan disini semuanya mengandung makna yang orang Jawa dulu menyebutya Budhi Kaweruh, mulai dari tulisan, warna, foto semuanya itu mempunyai makna yang tersembunyi
Selamat Menjalani Hidup Saudaraku Semuanya
